Jumat, 11 Juli 2014

Kumpulan Puisi Cinta Karya Chairil Anwar

Kumpulan Puisi Cinta Karya Chairil Anwar

Siapa yang tidak kenal Chairil Anwar? Seorang pujangga sastra yang telah banyak melahirkan karya-karya puisi berkualitas. Dari tangan beliau, lahirlah apa yang disebut dengan keindahan kata.

Betul, Chairil Anwar memiliki beberapa puisi cinta. Dan tentunya kalian semua banyak yang sudah mengetahuinya. Di sini, saya tidak bermaksud mempersembahkan karya Chairil Anwar si penyair terkenal tersebut. Karena, itu melanggar hak cipta. Jadi, saya membuat sendiri puisi cinta ini.

Meskipun demikian, kumpulan puisi cinta karya saya ini terinspirasi dari puisi-puisi Chairil Anwar. Selamat menikmati. Maaf, bagi yang merasa tertipu.


Cinta dan Benci


Aku tidak pernah mengerti
Banyak orang menghembuskan cinta dan benci
Dalam satu napas

Tapi sekarang aku tahu
Bahwa cinta dan benci adalah saudara
Yang membodohi kita, memisahkan kita

Sekarang aku tahu bahwa
Cinta harus siap merasakan sakit
Cinta harus siap untuk kehilangan
Cinta harus siap untuk terluka
Cinta harus siap untuk membenci

Karena itu hanya cinta yang sungguh2 mengizinkan kita
Untuk mengatur semua emosi dalam perasaan

Setiap emosi jatuh... Keluarlah cinta

Sekarang aku mengetahui
implikasi dari cinta
Cinta tidak berasal dari hati
Tapi cinta berasal dari jiwa
Dari zat dasar manusia

Ya, aku senang telah mencintai
Karena dengan melakukan itu aku merasa hidup
Dan tidak ada orang yang dapat merebutnya dariku


Seperti kata Geisha, cinta dan benci memang memiliki hubungan yang erat. Dalam puisi di atas, saya ingin mengingatkan kita semua bahwa suatu hari cinta bisa berubah menjadi benci. Demikian pula sebaliknya.

Jadi, ya sudahlah, tidak perlu menangis jika suatu hari kita mengalami kegagalan cinta. Anggap saja itu perjalanan berharga untuk mencari kebahagian hakiki. Bukankah kebahagiaan adalah tujuan akhir dari perjalanan panjang kita?

Tentara Mandiri


Mata imut berwarna hitam
Cantik seperti seorang putri
Dari kisah dongeng yang menjadi kenyataan

Aku melihatmu, cinta
Aku melihatmu, kalah

Kemudian kecantikan berubah menjadi hitam

Aku merasakan sakitmu
Aku melihatmu menangis

Kecantikan hilang dan mulai mati
Kebingungan dalam kebenaran
Dilema untuk memilih

Aku mencoba menolong
Tapi tidak ada yang dapat kulakukan

Lambat tapi pasti
Kamu menemukan ketenanganmu
Kamu terdidik sebagai tentara mandiri


Tidak selamanya kita bisa menolong seseorang yang kita cintai. Ada kalanya kita harus menerima kenyataan bahwa kita tidak sanggup untuk menolongnya. Dalam situasi tersebut mungkin yang bisa kita lakukan hanyalah berdoa. Dan berpikir positif, bahwa masalah tersebut akan selesai.

Pelangi Warna-Warni


Melalui warna-warni pelangi
Matahari bersinar dalam kabut

Sama seperti saat aku bertemu denganmu
Dan mencicipi ciuman pertamamu

Hujan jatuh dengan lembut sekarang
di atas tanah yang harum

Sebagian lenganmu memelukku
dalam kepuasan tanpa suara

Matamu memandangku seumur hidup
menatap ke bawah terowongan yang dalam

Dan para kabut mulai berubah menjadi senja
Aku dengan senang hati minum anggur yang kau tawarkan

Malam turun di atas kami berdua
Kembali mabuk pada emosi cinta
Dan segera perjalanan kita membawa kita
Menyeberangi lautan panas terik prahara itu


Terkadang cinta dilampiaskan dengan berhubungan badan. Memang nikmat sekali jika kita bisa begitu. Terutama untuk laki-laki. Tapi, bagi yang belum menikah, suatu hari mungkin kalian akan menyeberangi lautan panas terik prahara itu (menghadapi masalah). Jadi, berhati-hatilah.

Panggilan hatiku


Aku memanggil hatiku
tapi tidak ada yang mendengar.

Panggilan bersorak lagi
tapi masih tidak ada jawaban.

Sekali lagi ... tapi kali ini lebih keras,
... Tidak berhasil.

Mencoba sekali lagi
hanya untuk gagal.

Berhenti berpikir
Haruskah itu kucoba lagi?

Setelah beberapa saat
Aku memanggil lagi.
Masih tidak ada jawaban.
Tapi terus kumemanggil,

Dan pada waktu mulai ragu,
Aku tetap memanggil
karena itulah makna dari cinta


Ahmad Dhani pernah berkata, cintaku bertepuk sebelah tangan. Puisi di atas menggambarkan hal itu. Dan menggambarkan kekerasan hati sang penyair terhadap pujaannya. Lebih tepatnya disebut cinta mati.

Terjebak


Cintaku, aku telah mencoba dengan semua kekuatanku
Untuk merenggut bentuk seimbang pada diriku
Tapi, tidak ada yang membuahkan hasil.

Sekarang kutahu mengapa Shakespeare tidak dapat
Membandingkan cintanya dengan bulan sabit yang tenggelam

Itu mencorengkan kecantikan sang bulan
Dan menciptakan sebuah pohon masalah
Yang mungkin membuahkan masalah baru

Tuhan mungkin telah memaafkanku
Tiap inci dari dosaku akan dibersihkan
Apakah itu berarti fisik atau spiritual?

Ya, mungkin itu sebuah kekuatan permanen
Yang mana tidak dapat menghentikanku

Dan aku berharap terus terjebak selamanya
Dengan kamu dan semua komunitas ini
Hatiku, selalu untukmu


Tidak ada orang yang sempurna. Kita pasti memiliki kelemahan yang belum tentu bisa kita perbaiki. Dalam situasi seperti itu, kita bisa jadi akan merasa bersalah. Terutama jika kekasih kita meminta kita untuk memperbaiki kelemahan tersebut. Puisi di atas menggambarkan tentang hal itu.

Belum Jodoh


Begitu dekat, hanya belum keluar tujuan yang dicapai
Setiap momen berjalan menunggu alunan dari suaramu

Kenikmatan sirih kurasakan ketika di sampingmu

Meskipun selera bibirmu tidak menyentuh pipiku

Pandangan matamu penuh api yang bergairah

Kenangan yang telah kita buat, ah cinta belum datang

Membuat berjam-jam sendiri sangat terasa

Aku gemetar... Aku mau kamu hanya untukku

Apa aku punya selera mimpi pria

Cinta yang semua orang harapkan

Aku kepunyaanmu sendiri

Sampai waktu meninggalkan dunia ini
Dan hatiku seperti anggur sampai waktu berakhir

Puisi di atas menceritakan tentang seseorang yang masih menunggu sang pujaannya. Belum jodoh bukan berarti bukan jodohnya. Tapi memang masih dalam tahap menunggu. Dalam situasi seperti itu, kadang kala ada kegalauan di hati. He he, itulah serba-serbi cinta.

Perampok Jiwa


Di kedalaman pikiranku
Aku melihat dirimu

Seorang tampan yang belum habis
Berharap suatu hari kita akan bertemu

Seorang yang mencuri pikiranku
Dan mengisinya dengan kehidupan

Yang merampok jiwaku
Dan membuatnya merasa benar

Sebuah gambar, berharap fantasi
Sebuah cinta dari kehidupan yang lain

Aku melihatmu begitu jelas
Kamu harus begitu

Aku menolak perpisahan
Aku tidak dapat membiarkanmu pergi

Suatu hari kita akan bertemu
Dan pikiranku akan terasa damai


Perpisahan dengan kekasih pastinya membuat kita rindu. Apalagi jika perpisahan itu adalah kekasih kita meninggal dunia. Ada harapan di hati, agar bisa bertemu kembali di kehidupan yang lain.
Share This

11 komentar:

  1. Ijin copas min. Puisinya keren-keren.
    Kalo sempet tengok juga http://artikerinduan.blogspot.co.id/
    Terima Kasih.

    BalasHapus
  2. Terima kasih sahabat , kumpulan puisinya sangat menbantu semua orang membutuhkan . Yerima kasih...🙏🙏🙏

    BalasHapus
  3. Apakah judul puisi begitu tapi isinya begini itu blog sampah? Ya, SAMPAH!

    BalasHapus
  4. Puisi-puisi yang ada di sini palsu semua, bukan karya Chairil Anwar. Dari buku mana sumbernya ya? Jadi, hati-hatilah yang mau mengutipnya.

    BalasHapus